MAKASSAR – Lazismu Sulsel, Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Komunitas menggelar aksi Go Clean berlokasi di Ekowisata Lantebung Makassar. Minggu, (21/2/2021).
Pengurus Lazimu Sulawesi Selatan, Ahmad Hunain mengatakan, sampah selalu saja menjadi masalah bagi kota-kota besar seperti Makassar ini. Kawasan Ekowisatapun yang seharusnya dapat dinikmati keindahannya dan merawat lingkungan sekitar akhirnya harus menjadi kawasan yang rawan akan rusaknya lingkungan.
“Moment hari sampah Nasional ini kami berkaloborasi dengan beberapa Organisasi dan Komunitas guna mengkampanyekan pentingnya merawat ekologi. 20 organisasi, komunitas dan OKP utamanya yang konseng pada Ekologis tergabung dalam aksi Save Earth, Go Clean ini,” ujar Ahmad Hunain Pengurus Lazimu Sulawesi Selatan. Dilansir berita-sulsel.com – grup siberindo.co.
Staff Yayaysan Konservasi Laut (YKL) Indonesia, Muhammad Fauzi Rafiq membeberkan, modal utamanya yaitu Spirit Eviromentalism.
“Pesisir dan pulau mendorong kebijakan-kebijakan menjaga ekosistem melalui pemberdayaan terus kami upayakan,” ujarnya.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, nantinya sampah-sampah yang terkumpul akan kami buat sebagai media tanam mangrove. Kurang lebih 30 hektar wilayah mangrove menajdi satu-satunya yang tersissa,di kota Makassar,” ungkap Saraba, Ketua Pengelola Mangrove Lantebung Makassar.
Turut hadir pada kegiata ini Aulia Duta Putri Pariwisata Sulsel, Novi Tri Dkk Duta Lingkungan Hidup Sulsel. (**)











Komentar