oleh

Dibutuhkan Terobosan Untuk Tingkatkan Kepesertaan Vaksinasi Lansia

Jakarta – Juru Bicara Covid-19 untuk Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengemukakan dibutuhkan upaya terobosan dalam rangka meningkatkan kepesertaan vaksinasi bagi kelompok lanjut usia (lansia).

“Contohnya di Kediri dan Surabaya, lansia dijemput dengan menggunakan becak dan odong-odong untuk mempermudah mobilisasi peserta vaksinasi,” katanya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan tentang contoh lainnya di DKI Jakarta dan Surabaya yang juga mendekatkan akses vaksinasi lansia dengan cara lurah bersama RT/RW mendata lansia di wilayahnya, lalu menjemput secara langsung ke rumah-rumah warga untuk mereka bisa mendapatkan vaksin.

Baca Juga  40 Pegawai Bus Sekolah Batal Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Anhui

Untuk lansia, kata Siti Nadia, memang membutuhkan upaya-upaya yang lebih proaktif untuk mengajak, mendaftarkan, dan menjemput mereka agar dapat ikut serta dalam program vaksinasi.

Menurut dia, imunisasi bagi kelompok usia anak pada hakikatnya melindungi kelompok usia yang rentan terhadap berbagai penyakit.

Ia menyebut situasi ini juga sama dengan vaksinasi Covid-19 yang juga ditujukan kepada lansia.

Baca Juga  Mahasiswa Vokasi Kesehatan Asmat Praktik Klinik Di Makassar

Saat ini, tingkat partisipasi lansia dalam vaksinasi Covid-19 masih terhitung rendah, padahal resiko dan kerentanan mereka sangat tinggi.

Ia mengatakan lansia termasuk kelompok berisiko tinggi yang apabila tertular virus Covid-19 akan memperburuk kondisi kesehatan mereka. Tingkat kesakitan dan kematiannya juga 50 persen lebih tinggi bagi lansia yang terkena COVID-19.

“’Fatality rate’ pada golongan usia 50-69 tahun lebih tinggi daripada nonlansia, kalau dulu kita yang dibawa orang tua untuk mendapatkan imunisasi, sekarang saatnya tangan kita membimbing tangan orang tua kita untuk diberikan perlindungan,’ ujarnya. (*/cr5)

Baca Juga  Sri Mulyani: Perempuan Lebih Rentan Terdampak Pandemi COVID-19

Sumber: antaranews.com

Komentar

News Feed