oleh

Tanggapi Survei CRC, Jubir Appi-Rahman: Perhatikan Rekam Jejak Lembaganya

SIBERINDO.CO, MAKASSAR- Lembaga survei Celebes Research Center (CRC) merilis hasil survei terbarunya soal Pilwalkot Makassar 2020, Senin (12/10/2020).

Menanggapi hasil survei tersebut, kubu Appi-Rahman melalui juru bicaranya, Fadli Noor memberikan respons. Menurutnya, pihaknya tidak terlalu peduli dengan survei yang dikeluarkan lembaga lain.

“Kami pun menjalankan survei internal menggunakan beberapa lembaga survei nasional untuk memotret progress dari upaya elektoral yang kami lakukan,” kata Fadli, Senin (12/10/2020).

Baca Juga  Punya Integritas dan Diakui Tokoh Nasional, Warga Tamalanrea Tak Akan Berpaling dari Appi-Rahman

Menurutnya, hasil survei seringkali dimanfaatkan oleh kandidat tertentu untuk membangun opini. Padahal klaim elektoral itu seringkali keliru dan menyesatkan publik yang tidak paham membaca survei.

“CRC setahu saya pernah survei di Pilkada Wajo 2018 menempatkan Pammase hanya 34,3% tapi ternyata menjadi pemenang pilkada dengan 57,95% jauh meleset dari survei CRC,” jelas Ketua PSI Sulsel itu.

Baca Juga  Appi Jamin Warga Bantaran Sungai Tallo Bakal Diberdayakan

Contoh lain, pada Pilkada Takalar 2017 pun survei CRC jauh panggang dari api. Angka CRC menunjukkan pasangan SK-HD hanya memperoleh 29,8% namun pleno KPU menunjukkan kemenangan SK-HD dengan 50,58%,” jelas Ketua PSI Sulsel itu

“Bagi kami, rekam jejak lembaga survei menjadi pertimbangan utama dalam menggunakan output surveinya untuk membaca progress capaian elektoral,” tegasnya.


Diketahui dalam survei CRC, pasangan nomor urut 1, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) unggul dengan hasil 40,4 persen. Kemudian disusul oleh pasangan nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) 23,5 persen.

Baca Juga  Rahman Bando : Daya Tampung Sekolah Harus Ditingkatkan

Sementara pasangan nomor urut 3, Syamsu Rizal-Dokter Fadli Ananda (Dilan) 14,0 persen. Posisi terakhir pasangan nomor urut 4, Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin (Imun) 6,5 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan sebanyak 15,6 persen. (*)

Komentar

News Feed