oleh

Berharap Salat Lima Waktu di Masjid CPI

SIBERINDO.CO, MAKASSAR — Pembangunan Masjid 99 Kubah belum rampung. Akan tetapi, sudah mulai digunakan untuk salat Jumat, 7 Agustus, kemarin.

Ratusan warga datang untuk menunaikan salat berjemaah.

Ruang parkir di taman dan pantai pasir putih penuh kendaraan bermotor. Warga beramai-ramai datang ke Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) itu.

Pembangunannya memang belum sempurna. Beberapa fasilitas pun belum tersedia. Fasilitas seperti tempat berwudu belum memadai. Kondisi lantai pun masih kotor.

Akan tetapi, masyarakat tetap datang. Ruang utama untuk salat bahkan penuh. Jemaahnya tak hanya warga Makassar saja. Banyak pula dari daerah lain yang ingin merasakan salat di masjid ini.

Baca Juga  Meski Zona Hijau, Wali Kota Parepare Ingatkan Tetap Waspada

“Suasananya nyaman, tidak panas. Padahal tak ada pendingin ruangan. Meskipun belum tuntas (pembangunannya, red), tetapi sudah bagus. Kita berharap bisa salat berjemaah di sini. Minimal salat Jumat,” beber Abustam, warga Barombong.

Beberapa pejabat Pemprov Sulsel juga tampak hadir saat pelaksanaan salat Jumat perdana di CPI. Mereka di antaranya Staf Ahli Gubernur Sulsel, Iqbal Suhaeb dan Sekretaris Kesbangpol Devy Khadaffy. Mantan anggota DPD RI Bahar Ngitung juga datang untuk salat berjemaah.
Anggota Tim Kaukus Masjid 99 Kubah CPI, Sudirman mengatakan, pelaksanaan salat Jumat di Masjid CPI merupakan inisiasi beberapa kelompok masyarakat. Pihaknya belum mengkoordinasikan hal ini ke pemerintah setempat baik pemkot dan pemprov.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Ingin Hadirkan Solusi Konkret Bagi Pertanian Sulsel

Kendati begitu, antusiasme masyarakat sangat besar. Dia berharap, setelah ini pemerintah mulai rutin membuka masjid ini untuk salat berjemaah sekalipun masih dalam tahap pembangunan. Belum tuntas sepenuhnya.

“Kita berharap ke pemerintah mulai membuka masjid ini. Karena bagaimana pun ini adalah aset pemerintah. Apalagi fasilitas seperti sound system sudah siap. Kami berharap salat lima waktu sudah bisa dilakukan di sini,” ujarnya kepada FAJAR.

Anggota Tim Kaukus lainnya, Firdaus Muhammad mengatakan, sehari sebelumnya mereka menyebar penyampaian kepada masyarakat untuk salat Jumat di Masjid CPI. Awalnya mereka menargetkan yang datang hanya 40 orang, tetapi jumlah jemaah sudah mencapai ratusan.

“Setelah ini kita berharap ada perhatian lebih, apalagi Masjid 99 Kubah adalah aset milik pemerintah. Selain mendorong penyelesaiannya lebih cepat, kami ingin agar masjid ini segera dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah,” tambahnya.

Baca Juga  Lihat Kemesraan Gubernur, Wagub Sulsel dan Mentan di Akad Nikah Putra Agus Arifin Nu'mang

Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Sulsel, Herman mengaku, tak mengetahui adanya pelaksanaan ibadah di Masjid 99 Kubah. Kata dia, pembangunan masjid masih berjalan dan berada dalam pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Kata dia, pelaksanaan ibadah sebetulnya belum bisa dilakukan dengan alasan keamanan jemaah. “Jangan sampai ada yang rusak dan membahayakan masyarakat. Kami juga belum siapkan imam dan pengurus masjid karena memang belum diserahkan oleh Dinas PU,” tambahnya. (ful/rif/fajar)

Komentar

News Feed