Senin, 4 Mei 2026 | 11:43 WIB
oleh

BNBP Catat Bencana Alam Sebanyak 1.118 di Tanah Air

Berdasarkan keterangan dari BNPB di Jakarta, Rabu, kejadian bencana alam yang paling banyak melanda adalah bencana banjir, diikuti dengan puting beliung dan tanah longsor.

Rincian bencana alam tersebut, yakni 473 kejadian banjir, 305 peristiwa puting beliung, 217 kejadian tanah longsor, 17 kejadian gempa bumi, 90 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), satu peristiwa kekeringan, dan 15 kejadian gelombang pasang dan abrasi.

Akibat bencana alam tersebut, 4.901.400 orang terdampak dan mengungsi, sedangkan 472 jiwa meninggal dunia dan 60 orang hilang serta 12.872 jiwa luka-luka.

Baca Juga  Kerja Keras dan Optimisme Hantarkan 25 PMI di Hong Kong Raih Gelar Sarjana

Sementara itu, bencana alam mengakibatkan 137.719 unit rumah rusak yang terdiri atas 24.987 unit rumah rusak berat, 25.926 unit rumah rusak sedang, dan 86.806 rumah rusak ringan.

Selain itu, 2.547 fasilitas umun rusak yang meliputi 1.316 fasilitas pendidikan, 926 fasilitas peribadatan, 305 fasilitas kesehatan, 402 kantor, dan 297 jembatan rusak.

Baca Juga  Plt Gubernur Sulsel Sampaikan Tips Hadapi Assesor Unesco untuk Geopark Maros Pangkep

Selain bencana alam, pada 13 April 2020 pemerintah menetapkan penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional nonalam.

Jumlah kejadian bencana terbanyak terdapat di Jawa Barat (284), disusul Jawa Timur (157), Jawa Tengah (156), dan Aceh (76). (*/cr6)

Sumber: makassar.antaranews.com

Komentar

News Feed