Sabtu, 5 September 2026 | 10:51 WIB
oleh

Saham Inggris Stop Reli Tergelincir 0,26 Persen

Indeks acuan FTSE 100 bertambah 0,35 persen atau 24,56 poin menjadi 6.963,12 poin pada Senin (26/4/2021), setelah terdongkrak 0,01 persen atau 0,32 poin menjadi 6.938,56 poin pada Jumat (23/4/2021), dan terkerek 0,62 persen atau 42,95 poin menjadi 6.938,24 poin pada Kamis (22/4/2021).

Aveva Group, sebuah kelompok perusahaan teknologi informasi multinasional, memiliki kinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merugi 5,43 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan yang memproduksi turbin dan mesin untuk pesawat terbang sipil dan militer Rolls-Royce Holdings yang anjlok 4,53 persen, serta perusahaan distribusi dan outsourcing multinasional Bunzl berkurang 4,37 persen.

Baca Juga  Honda HR-V Jadi Mobil Penjualan Terbanyak HPM Pada Maret

Sementara itu, HSBC Holdings, perusahaan induk jasa keuangan dan bank investasi multinasional melonjak 4,18 persen, merupakan pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan perusahaan pelaporan kredit konsumen multinasional Inggris-Irlandia Experian yang terangkat 1,90 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan terbesar Inggris Lloyds Banking Group menguat 1,60 persen. (*/cr6)

Sumber: antaranews.com

Komentar

News Feed