Aveva Group, sebuah kelompok perusahaan teknologi informasi multinasional, memiliki kinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merugi 5,43 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan yang memproduksi turbin dan mesin untuk pesawat terbang sipil dan militer Rolls-Royce Holdings yang anjlok 4,53 persen, serta perusahaan distribusi dan outsourcing multinasional Bunzl berkurang 4,37 persen.
Sementara itu, HSBC Holdings, perusahaan induk jasa keuangan dan bank investasi multinasional melonjak 4,18 persen, merupakan pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perusahaan pelaporan kredit konsumen multinasional Inggris-Irlandia Experian yang terangkat 1,90 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan terbesar Inggris Lloyds Banking Group menguat 1,60 persen. (*/cr6)











Komentar