Kamis, 14 Mei 2026 | 14:26 WIB
oleh

Bangladesh Stop Pemberian Vaksin Dosis Pertama

Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan, yang berada di bawah Kementerian Kesehatan, mengeluarkan edaran keputusan tersebut pada Minggu (25/4).

Sekjen Komite Satgas COVID-19, Md Shamsul Haque, mengatakan kepada awak media keputusan itu diambil lantaran kurangnya persediaan vaksin.

Menurutnya, pemberian dosis kedua vaksin Covid-19 akan berjalan sesuai rencana.

Sejauh ini hampir 6 juta orang di Bangladesh telah disuntik dosis pertama vaksin.

Bangladesh pada 21 Januari memperoleh 2 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institut India sebagai hadiah.

Baca Juga  BNN Berhasil Ringkus 89 Kg Sabu dan Tembak Mati Bandar Narkoba di Sulsel

Pemerintah lantas membeli lagi 5 juta dosis vaksin dari lembaga India tersebut, yang mendarat di Bangladesh pada 25 Januari. (*/cr6)

Sumber: antaranews.com

Komentar

News Feed