oleh

PD Parkir Minta Turunkan Target Rp15 M

SIBERINDO.CO, MAKASSAR — PD Parkir mengusulkan revisi target pendapatan tahun ini. Selama masa pandemi, aktivitas serba terbatas menyebabkan pemasukan tak stabil.

Direktur Utama PD Parkir Makassar, Irham Syah Gaffar mengatakan, pengguna jasa parkir menurun drastis. Masyarakat lebih banyak beraktivitas dan bekerja di rumah.

Dengan demikian dapat dipastikan pendapatan parkir juga terpengaruh. Bahkan di masa-masa pandemi hanya bisa mendapatkan 30 persen dari target bulanan.

Akan tetapi secara perlahan dalam dua bulan terakhir sudah mulai meningkat meskipun belum bisa sampai 100 persen dari target. Pihaknya pun telah menyampaikan kondisi tersebut ke DPRD Makassar saat dilaksanakan monitoring dan evaluasi (monev).

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V 2026

”Kami sudah sampaikan ke dewan bahwa kami perlu melakukan penyesuaian target pendapatan. Sebab di masa pandemi itu pendapatan kami tidak stabil,” ungkap Irham, Minggu, 9 Agustus.

Dari target tahun 2020 sebanyak Rp46 miliar, pihaknya mengusulkan penyesuaian target pendapatan di kisaran Rp14-15 miliar. Namun, dia menyatakan tetap akan berupaya agar sedapat mungkin mendekati target awal tersebut.

Baca Juga  Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

”Tahun 2019 lalu itu kan target pendapatan Rp16 miliar jadi kami pikir kami bisa sekitar itu antara Rp14-15 miliar, tetapi ini masih bersifat usulan nanti tentu akan dibicarakan lebih lanjut saat APBD Perubahan,” jelasnya.

Sekretaris Komisi B Bidang Keuangan dan Ekonomi DPRD Makassar, M. Yunus menyampaikan penurunan target pendapatan memang dikeluhkan oleh perusda termasuk PD Parkir dan telah disampaikan saat monev.

Baca Juga  Muzani: Rakyat Paham Mana Pemimpin yang Berkomitmen Berantas Kemiskinan

”Bukan hanya PD Parkir, semua perusda keluhkan hal yang sama,” ujarnya.

Ketua DPC Hanura Kota Makassar ini menegaskan lebih lanjut usulan atau permintaan penurunan target tersebut akan dibahas lebih lanjut saat RAPBD perubahan nantinya.

”Tentu harus dibahas bersama nominal yang mereka perlu capai jika ada revisi target. Sebab, kita juga harap tetap mereka pacu untuk mencapai target,” imbuhnya. (sumber fajar)

Komentar

News Feed