oleh

Guru 50 GB, Siswa 6 GB, Kuota Gratis untuk Belajar Daring

SIBERINDO.CO, MAKASSAR— Guru dan murid mendapat subsidi belajar online atau daring. Masing-masing guru mendapat kuota internet 50 gigabyte (GB) dan siswa 6 GB.

SD Kompleks Sambung Jawa yang menyiapkan kuota internet gratis itu. Kuota internet 6 GB untuk kebutuhan satu bulan.

Kepala SD Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati mengatakan, pemberian kuota gratis sudah lama diprogramkan. Banyak murid yang membutuhkan. Hanya saja, baru bisa terealisasi pada tahun ajaran baru.

Baca Juga  Menkominfo Tunjuk Sekjen Mira Tayyiba jadi Plt Dirjen IKP

“Tahun ajaran baru ini menjadi momen. Jadi salah satu kepedulian kita kepada orang tua. Kita anggarkan di RKAS (rencana kerja anggaran sekolah) melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS),” kata Fahmawati, Jumat, 7 Agustus.

Sebelumnya, pihaknya telah mengidentifikasi semua murid yang terkendala alat telekomunikasi. Hasilnya rata-rata mengeluhkan kesulitan mengakses internet. Makanya, ia memilih memberikan kuota gratis.

“Kita siapkan untuk 437 siswa. Rencananya bulan depan kita akan berikan lagi. Tetapi tidak sebanyak ini. Untuk sekarang totalnya Rp12 juta,” bebernya.

Baca Juga  Menlu Ingatkan Masyarakat Waspadai Gelombang Baru Covid-19

Pemberian kuota gratis ini dilakukan secara bertahap. Kemarin, pemberian dilakukan untuk siswa kelas 5 dan 6. Orang tua maupun murid bisa mengambil langsung di sekolah.

“Kalau guru kita bagikan 50 Gigabyte per bulan. Itu kerja sama dengan Telkomsel sejak Maret. Ini bisa menjadi momen mendisiplinkan guru dan anak-anak kita bahwa betul-betul digunakan untuk pembelajaran,” imbuhnya.

Baca Juga  Peringati Hari Otonomi Daerah ke-25, Mendagri Minta Kebijakan Penanganan Pandemi Paralel dan Simultan

Orang tua siswa, Budi Wahyudi mengaku senang mendapat bantuan kuota internet gratis. Sangat membantu. Sebab, selama pembelajaran daring berlangsung, kuota internet cukup menguras dompet.

“Biasa anak mau belajar kita bingung cari kuota. Makanya dengan ada ini sangat membantu sekali. Karena di sekolah belum ada yang dapat begini,” ucapnya.(ism/rif)

Komentar

News Feed