oleh

Kemenag Sulsel Terbitkan Ijop MTs As Syariif As’adiyah Kalongko dalam Hitungan Bulan

SULSEL.SIBERINDO.CO – Penyerahan Izin Operasional (Ijop) MTs As Syariif As’adiyah Kalongko menjadi momentum penguatan pendidikan madrasah di Kabupaten Jeneponto. Ijop diserahkan Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyudin Hakim, Rabu (7/10/2026).

Penyerahan berlangsung dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren As Syariif As’adiyah Kalongko, didampingi Kasi Penmad Kemenag Jeneponto, Hj. Rahmawati, serta dihadiri Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, bersama jajaran.

H. Wahyudin Hakim menyampaikan, proses penerbitan Ijop MTs As Syariif As’adiyah tergolong cepat. Jika umumnya membutuhkan waktu hingga tiga atau empat tahun, madrasah tersebut dapat menyelesaikannya hanya dalam beberapa bulan.

Baca Juga  Menteri Luar Negeri Paparkan Capaian dan Prioritas Diplomasi Indonesia

“Ijop bukan secarik kertas yang menjadi legalitas berdirinya madrasah, tetapi ini titipan Allah. Titipan anak-anak yang orang tuanya percaya kepada yayasan,” ujarnya.

Ia berpesan agar yayasan tidak hanya menjadikan izin sebagai tujuan, tetapi menjadikan mutu pendidikan sebagai prioritas. Menurutnya, madrasah membutuhkan guru yang ikhlas, berintegritas, tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik serta menjadi teladan dalam akhlak.

“Jangan jualan izin, tetapi jual mutu. Mendirikan madrasah itu mudah, mengurus izin tidak sulit, tetapi menjaga marwah madrasah yang berat,” tegasnya.

Baca Juga  300 Ribu Pekerja Layak Terima BLT

H. Wahyudin juga mengingatkan pentingnya penertiban administrasi untuk mendukung akses pembiayaan pendidikan, menjaga akhlak, serta membangun kolaborasi dengan madrasah yang telah maju melalui kegiatan studi tiru.

Sementara itu, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir mengapresiasi komitmen yayasan dalam membangun pendidikan. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau untuk kemaslahatan, pemerintah harus hadir. Yayasan juga harus melihat apa yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, H. Muhammad Ahmad Jailani, melalui jajaran menyampaikan dukungan atas penyerahan Ijop tersebut. Legalitas operasional dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan pendidikan madrasah.

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Dorong Engineer FT Unhas Perkuat Pembangunan Infrastruktur Sulsel

Kemenag Jeneponto berharap legalitas tersebut menjadi motivasi bagi pengelola MTs As Syariif As’adiyah untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola, dan pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

Usai penyerahan Ijop, H. Wahyudin Hakim melanjutkan agenda dengan melakukan studi kelayakan madrasah calon penerima SBSN di MAN Jeneponto.

Rangkaian kegiatan ini memperkuat sinergi Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendorong madrasah yang legal, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

News Feed